babeoke.com
Blog.Portal.Forum
- Polisport Body Armor Integral Protector (1297)
- Helm Oneal 7series (1161)
- Automatic MERCEDES MENS WATCH (1071)
- 1968 HURST HEMI BARRACUDA scale 1:18 (942)
- GERBER TACTICAL FLASH LIGHT TX3.0 (939)
- Cohiba Extra Vigoroso (924)
- Renthal Fatbar Racing Handlebar (844)
Beranda » Politik » Program Nuklir Iran Tak Akan Dihentikan
Kamis, 10 November 2011 - 22:35:25 WIB Program Nuklir Iran Tak Akan Dihentikan Diposting oleh : Administrator Kategori: Politik - Dibaca: 139 kali Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan negaranya tidak akan menghentikan program nuklir hanya karena tudingan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ini merupakan reaksi pertama Ahmadinejad sejak Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebut Iran terindikasi mengembangkan senjata nuklir. ’’Negara kami tidak akan mundur dari apa yang sudah dilakukan. Mengapa banyak pihak menghancurkan prestise IAEA cuma karena klaim AS yang absurd,” kata Ahmadinejad, kemarin. Dia juga menekankan, IAEA sebagai badan yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang mendiskreditkan diri sendiri jika berpihak pada tudingan AS. Ahmadinejad menegaskan, tidak masuk akal jika Iran membangun senjata nuklir di dunia yang sudah dipenuhi senjata atom. “Iran adalah negara bijaksana. Kami tidak akan membuat dua bom untuk melawan 20 ribu bom yang dimiliki Barat. Kami justru sedang membangun yang mereka tidak bisa lakukan, yaitu etika, nilai-nilai moral, dan keadilan,” ujarnya. IAEA dalam laporan terakhirnya menyebutkan bahwa aktivitas program nuklir Iran juga melibatkan militer yang bertujuan membangun senjata nuklir. Laporan yang dirilis di laman Institute for Science and International Security itu dipandang oleh banyak kalangan sebagai tuduhan serius meskipun tidak dikatakan secara eksplisit bahwa Iran sedang mengembangkan bom nuklir. Sanksi Tambahan Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe mengatakan, keseriusan laporan itu bisa menjadi dasar pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas sanksi tambahan untuk Iran. Dia juga menyatakan, Prancis akan mendukung sanksi itu jika Iran menghalangi penyelidikan. Sementara itu seorang pejabat senior AS mengatakan, Washington masih akan berkonsultasi dengan para mitranya terkait tekanan “tambahan” dan sanksi terhadap Teheran. Adapun Uni Eropa menyebut laporan itu “sangat memperburuk” keprihatinan yang ada. “Secara keseluruhan temuan ini menunjukkan adanya program pengembangan senjata nuklir di Iran,” kata juru bicara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton. Namun BBC melaporkan, China dan Rusia tampaknya tidak akan mendukung pemberian sanksi tambahan untuk Iran. kedua negara itu mendesak agar masalah itu diselesaikan melalui diplomasi dan dialog. Israel kemarin menyatakan pihaknya masih menunggu reaksi internasional terkait laporan tersebut. |
| Share |
[ Kembali ]
Berita Terkait
- Pengakuan di TV Wanita Iran yang akan Dirajam
- Israel Luncurkan Satelit Mata-mata Baru
- Vokalis Green Day Tidak Percaya Obama Raih Nobel Perdamaian
- IAEA Inspeksi Nuklir Iran
Isi Komentar :
| Februari, 2012 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | |||
